Kamis, 10 Januari 2013

Bangunan Kuno Dekat Sungai Musi


BANGUNAN KUNO DIDEKAT SUNGAI MUSI

 Sungai Musi sangat terkenal di seantero Indonesia, namun di sekitarnya ada beberapa tempat menarik lain yang bisa anda kunjungi. Jika sebelumnya kita sudah membahas tentang Jembatan Ampera yang melintang di atas Sungai Musi, kali ini kita akan membahas tentang sebuah bangungan bersejarah di sekitar Musi yang diberinama Benteng Kuto Besak. Jika anda pernah berkunjung ke Sungai Musi pada sore hari, anda akan menemukan pemandangan menarik. Banyak orang terlihat nongkrong di sebuah dermaga sambil memancing. Kemudian ada pula anak kecil yang bermain di undakan yang terdapat di bagian bawah dermaga. Nah, itu adalah sedikit cuplikan kegiatan orang-orang yang berkunjung keBenteng Kuto Besak. Bahkan jika malam minggu tiba, tempat ini bisa menjadi sangat ramai. Selain memancing, ada yang bermain layang-layang atau hanya sekedar menikmati pemandangan di sekitar tempat ini.
Lalu apa sebenarnya Benteng Kuto Besak? Benteng Kuto Besak merupakan bangunan sebuah keraton yang didirikan pada abad XVIII. Kala itu tempat ini menjadi pusat Kesultanan Palembang. Ide dari pembangunan tempat ini adalah milik Sultan Mahmud Badaruddin I, beliau pernah memerintah dari tahun 1724 hingga 1758. Masyarakat mengenal beliau sebagai sosok yang memiliki padangan realistis dan praktis terutama berkaitan dengan perdagangan internasional. Beliau juga dikenal sebagai seorang agamawan dan Palembang pernah dijadikannya pusat Sastra Agama di Indonesia. Sepanjang masa pemerintahannya, beliau pernah berpindah dari Keraton Kuto Lamo menuju Kuto Besak. Pembangunan Benteng Kuto Besak dimulai pada tahun 1780. Hingga saat ini belum diketahui siapa sebenarnya yang merancang bangunan unik ini, namun proses pembangunannya diawasi oleh seseorang yang berasal dari Etnis Tionghoa. Untuk memperkokoh bangunan, batu kapur dipakai sebagai perekat dan diambil dari daerah Sunagi Ogan. Butuh waktu sekitar 17 tahun hingga pembangunan Benteng Kuto Besak selesai.
Keraton lama berlokasi di daerah pedalaman, sedangkan keraton baru ini berada di tempat yang sangat strategis, yaitu berdekatan dengan Sungai Musi. Saat itu, Kota Palembang masih memiliki beberapa anak sungai yang melintas di dalam kota sehingga membuatnya seperti pulau-pulau kecil. Benteng Kuto Besakberada diantara anak sungai tersebut, yaitu Sungai Sekanak di Barat, Sungai Kapuran di Utara, dan Sungai Tengkuruk di Timur. Kini, Benteng Kuto Besak beralih fungsi menjadi Pusat Kodam daerah Sriwijaya.
Karena berada di dekat Sungai Musi dan Jembatan Ampera, mau tidak mauBenteng Kuto Besak juga menarik minat wisatawan. Dari atas Jembatan Ampera, benteng ini terlihat seperti sebuah pelataran yang luas dengan deretan pohon palem di sekelilingnya. Yang membuat Benteng Kuto Besak semakin menarik adalah karena berada di salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, yaitu Palembang. Siapa yang tidak kenal dengan Palembang? Berkat keindahannya, Kota ini pernah mendapatkan beberapa julukan seperti Kota Seratus Sungai, Venesia dari Timur, Kota Songket, dll. Palembang adalah Kota tua yang berusia lebih dari 3 abad. Setiap sudut kota menyimpan keindahan tersendiri, salah satunya adalah Benteng Kuto Besak.
Berkunjung ke tempat ini tidak ubahnya seperti berkunjung ke Sungai Musi, fasilitas yang tersedia sangat lengkap karena berada di pusat perkotaan. Penginapan, pasar tradisional, transportasi, internet, dll semuanya sudah tersedia. Jadi anda tidak perlu khawatir lagi jika ingin berlibur ke tempat ini. Pemandangan malam hari sangat eksotis, kerlap-kerlip lampu menerangi Benteng Kuto Besakhingga ke berbagai sudut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar